Tampilkan postingan dengan label PMI. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label PMI. Tampilkan semua postingan

Minggu, 13 September 2015

Sejarah Palang Merah Remaja


Terbentuknya Palang Merah Remaja dilatar belakangi oleh terjadinya Perang Dunia I (1914-1918) pada waktu itu Australia sedang mengalamai peperangan. Karena Palang Merah Australia kekurangan tenaga untuk memberikan bantuan, akhirnya mengerahkan anak-anak sekolah supaya turut membantu sesuai dengan kemampuannya. Mereka diberikan tugas-tugas ringan seperti mengumpulkan pakaian-pakaian bekas dan majalah-majalah serta Koran bekas. Anak-anak tersebut terhimpun dalam suatu badan yang disebut Palang Merah Remaja.

Pada tahun 1919 didalam sidang Liga Perhimpunan Palang Merah Internasional diputuskan bahwa gerakan Palang Merah Remaja menjadi satu bagian dari perhimpunan Palang Merah dan Bulan Sabit Merah. Kemudian usaha tersebut diikuti oleh Negara-negara lain. Dan pada tahun 1960, dari 145 Perhimpunan Palang Merah dan Bulan Sabit Merah sebagian besar sudah memiliki Palang Merah Remaja.

Di Indonesia pada Kongres PMI ke-IV tepatnya bulan Januari 1950 di Jakarta, PMI membentuk Palang Merah Remaja yang dipimpin oleh Ny. Siti Dasimah dan Paramita Abdurrahman. Pada tanggal 1 Maret 1950 berdirilah Palang Merah Remaja secara resmi di Indonesia. Sebelumnya pada wal pendirian bernama Palang Merah Pemuda (PMP) kemudian menjadi Palang Merah Remaja (PMR).


source:: PMRmania.blogspot.com

Sejarah Palang Merah Internasional


Pada 24 Juni 1859 terjadi pertempuran antara Prancis dan Austria yang berlangsung di dataran rendah Italia bernama Solverino. Pertempuran tersebut melibatkan 320.000 prajurit, dan 36.000 di antaranya menderita luka-luka bahkan kehilangan nyawa.

Pada heri yang sama, seorang pemuda Swiss, Jean Henry Dunant, berada di Solverino dalam rangka menjumpai kaisar Perancis, Napoleon III. Saat perjalanan menuju kediaman Kaisar, Henry Dunant dan rombongannya terhalang oleh pertempuran tersebut. Banyak prajurit terluka bergelimpangan, tak ada satupun aksi pertolongan. Tergerak oleh pemandangan perang yeng mengerikan, korban berjatuhan dimana-mana, maka dengan segera Henry Dunant beserta penduduk setempat membentuk rumah sakit lapang sederhana, mengumpulkan kain tinen pembalut luka, dan menyediakan obat-obatan. Ia pun membatalkan kunjungannya ke kediaman Kaisar, sesuai perang ia segera kembali ke Swiss.

Di Swiss, ia pun menuliskan pengalamannya dalam buku berjudul ''Un Souvenir de Solverino'' ( Memory of Solverino / Kenangan Solverino ). Buku yang menggambarkan betapa kejamnnya peperangan dan pengalaman membantu korban tersebut menggemparkan Eropa. Secara garis besar, buku tersebut mengandung dua gagasan penting, yakni:

1. Membentuk organisasi kemanusiaan Internasional yang disiapkan untuk menolong para prajurit , penduduk sipil, korban di medan perang.
2. Mengadakan perjanjian Internasional untuk membentuk hukum melindungi prajurit yang terluka serta relawan organisasi yang tengah memberikan pertolongan di medan perang.

Pada 1863 Henry Dunant beserta empat warga Ganewa merealisasikan gagasan tersebut. Mereka terkenal sebagai Komite Lime yang bertugas sebagai wadah relawan pemberi pertolongan pada peperangan. Kelima anggota tersebut adalah:

1. Jean Henry Dunant
2. Jendral Guallaume Henry Dufour
3. Dr. Theodore Mounier
4. Dr. Gustave Moynier
5. Dr. Louis Appia

Komite tersebut meluas dan berkembang hingga saat ini terkenal sebagai IRC (International Committee of the Red Cross). Dan ditetapkan pula tanggal 8 Mei 1863 sebagai Hari Palang Merah Internasional (8 Mei adalah tanggal lahir Henry Dunant).

Beberapa Negera pun turut serta membentuk organisasi Palang Merah di bawah naungan ICRC. Namun tidak hanya lambang Palang Merah yang dipakai. Kerajaan Ottoman ( Turki ) mengusulkan bagi Negara-negara Islam memakai tanda Bulan Sabit Merah atau Palang Merah diperbolehkan memakai lambang Kristal Merah. Hal ini dikarenakan dahulu, banyak Negara yang memakai lambang berbeda-beda, misal Persia ( Iran ) memakai Singa Merah. Jepang Memakai Matahari Merah. Namun saat ini hanya 3 lambang yang disetujui Internasional, yakni Palang Merah, Bulan Sabit Merah, dan Kristal Merah.

Untuk menggobalkan organisasi pertolongan ini, Palang Merah, Bulan Sabit Merah dan Kristal Merah berada satu kesatuan di bawah naungan lembaga IFRC ( International Federation of the Red Cross ). IFRC diperkasai oleh Henry Davidson ( Warga USA ) pada konfrensi Kesehatan Internasional Cannes, Prancis, 5 Mei 1919.


source :: PMRmania.blogspot.com

Senin, 20 Juli 2015

Aplikasi #FIRSTAIDPMI: PANDUAN PRAKTIS PERTOLONGAN PERTAMA


Dalam kehidupan sehari-hari, masyarakat tentu mengalami berbagai kejadian yang bersentuhan dengan masalah kecelakaan. Baik dalam masalah terkilir atau terluka ketika melakukan aktivitas. Untuk itu, PMI menyediakan aplikasi mobile berbasis android yang berisi materi-materi mengenai pertolongan pertama, bernama PMI – FirstAid.

Apa itu Aplikasi First Aid?
Aplikasi First Aid adalah aplikasi berbasis android yang berisi materi-materi untuk memudahkan seseorang melakukan tindakan pertolongan pertama dasar bila menghadapai kondisi darurat disekitarnya


Apa Saja Fitur di dalam Aplikasi Ini?

* Pelajari
Berisi informasi dan pembelajaran tentang penyakit-penyakit yang sering timbul termasuk kondisi darurat dikarenakan penyakit / kondisi tertentu

* Bersiaplah
Berisi tentang informasi dan pembelajaran pada kondisi bencana / menyiapkan diri pada kondisi bencana termasuk pengurangan risikonya

* Darurat
Berisi tentang informasi/tindakan yang harus dilakukan pada saat menghadapi kondisi darurat

 * Ujian
Dalam menu ini pengguna diajak untuk menguji pengetahuan tentang pertolongan pertama

 * Info Lainnya
Berisi tentang Aplikasi ini termasuk informasi tentang PMI dan kegiatan/layanannya, bagaimana membeli Tas PP, bagaimana menjadi relawan PMI, dan info lainnya.

Bagaimana Mendownload Aplikasi ini?
 
Aplikasi dapat langsung di download (gratis) melalui toko aplikasi google : play.google.com atau   dengan kata kunci: PMI First Aid atau melalui link : https://play.google.com/store/apps/details?id=com.cube.gdpc.idn

 #AplikasiFirstAid : Panduan Praktis Pertolongan Pertama! Instal sekarang!



Source:: PMI ::

Selasa, 05 Mei 2015

About Palang Merah Remaja


*Apa itu PMR?
Pengertian PMR (Palang Merah Remaja) adalah wadah kegiatan remaja di sekolah atau Lembaga pendidikan formal dalam kepalangmerahan melalui program Ekstra Kurikuler.

*Apakah Manajemen PMR itu?
Manajemen PMR merupakan proses pembinaan dan pengembangan anggota remaja PMI agar dapat mendukung peningkatan kapasitas organisasi dan pelayanan PMI. Tujuan dari manajemen PMR adalah untuk membangun dan membangun dan mengembangkan karakter PMR yang berpoman pada prinsip kepalangmerahan untuk menjadi relawan masa depan.

*Perekrutan
Perekrutan adalah peningkatan jumlah anggota dan kelompok PMR melalui proses promosi, pendaftaran, dan wawancara. Perekrutan dilakukan minimal setahun sekali pada bulan Juli – Agustus.
Syarat untuk menjadi anggota PMR adalah :

1. WNI atau WNA yang sedang berdomisili di
Indonesia.
2. Berusia 7-20 tahun dan belum menikah.
3. Berpendidikan setingkat SD, SLTP dan SLTA.
4. Bersedia mengikuti pelatihan dan pendidikan dasar
kepalangmerahan.
5. Mendapat persetujuan orang tua/wali.
6. Menyerahkan formulir pendaftaran ke Pembina
PMR di sekolah.

*Macam-macam kelompok PMR dikelompokan menjadi 3 yaitu:


1. PMR Mula    :: Ditingkat SD/usia 7-12 Tahun
2. PMR Madya :: Ditingkat SLTP/usia 12-16 Tahun
3. PMR Wira    :: Ditingkat SLTA/usia 16-20 Tahun

*Tri Bhakti PMR
Setelah rekruitmen kemudian mengikuti orientasi dan pelatihan dasar PMR di sekolah, Anda dapat terlibat dalam berbagai kegiatan, antara lain :

1. Pengumpulan bantuan di sekolah untuk korban
Bencana.
2. Bhakti sosial dengan kunjungan ke Rumah Sakit
atau Panti Jompo/asuhan untuk perawatan
keluarga, gerakan kebersihan lingkungan, dlsb.
3. Ikut gerakan kakek/nenek angkat asuh
4. Ikut pelatihan remaja sebaya di bidang kesehatan
remaja dan HIV/AIDS.
5. Donor darah siswa
6. Seni (majalah dinding, lomba-lomba)
7. Pertukaran album, program persahabatan remaja
palang merah regional/internasional
8. Jumbara (Jumpa Bakti Gembira) PMR.

Ruang lingkup kegiatan PMR ini dikenal dengan “Tri Bakti Remaja”, yang meliputi :

1. Berbakti pada masyarakat
2. Mempertinggi keterampilan & memelihara kebersihan dan kesehatan
3. Mempererat persahabatan nasional & internasional.

*Pelatihan






Pelatihan ditujukan untuk menguatkan karakter anggota PMR untuk meningkatkan keterampilan hidup sehat dan menjadi relawan, anggota PMR tidak hanya tahu dan terampil tapi juga perlu memahami dan menerapkan apa yang telah mereka pelajari dalam proses pelatihan. Materi dalam pelatihan PMR meliputi : Gerakan Kepalangmerahan, Kepemimpinan, Pertolongan Pertama, Sanitasi dan kesehatan, Kesehatan remaja, Kesiapsiagaan bencana dan Donor Darah.

*Pemantauan & Evaluasi

Pemantauan dan evaluasi adalah proses berkelanjutan dan melekat pada keseluruhan siklus. Memerlukan waktu untuk memantau bagaimana mereka melakukan kegiatan, apa yang diperlukan untuk meningkatkan kualitas dan menjawab kebutuhan mereka, merupakan sebagian dari tahapan pemantauan dan evaluasi, yang jika tidak dilakukan menunjukkan ketidakpedulian PMI terhadap kualitas anggota,kegiatan, dan Tri Bhakti yang sedang dilakukan.

*Pengakuan & Penghargaan



Pengakuan dan penghargaan bertujuan untuk :

1. Memotivasi PMR agar tetap bersama dengan PMI
2. Memberikan rasa bangga dan kesadaran akan kualitasnya bahwa meskipun masih remaja mereka dapat berperan untuk kemanusiaan
3. Meningkatkan kepercayaan diri dan komitmen
4. Meningkatkan kualitas kegiatan kepalangmerahan


Source :: PMI Kota Surakarta ::

Senin, 04 Mei 2015

Relawan

*Apakah Relawan itu?
Relawan adalah orang yang tanpa dibayar menyediakan
waktunya untuk mencapai tujuan organisasi, dengan tanggung-jawab yang besar atau terbatas, tanpa atau dengan sedikit latihan khusus, tetapi dapat pula dengan latihan yang sangat intensif dalam bidang tertentu, untuk bekerja sukarela membantu tenaga profesional.

*Apakah Manajemen Relawan itu ?
Manajemen relawan merupakan proses pembinaan dan pengembangan anggota relawan PMI agar dapat mendukung peningkatan kapasitas organisasi dan pelayanan PMI. Relawan di sini terbagai menjadi dua, yakni Tenaga Sukarela (TSR) dan Korps Sukarela (KSR).

A. Korps Sukarela (KSR)
KSR merupakan kesatuan atau unti dalam perhimpunan PMI, yang merupakan wadah pengabdian bagi Anggota Biasa dan pribadi-pribadi yang atas kesadaran sendiri menyatakan diri menjadi anggota KSR,
serta memenuhi persyaratan berikut :
1. WNI atau WNA yang sedang berdomisili di Indonesia
2. Berusia minimal 20 tahun
3. Berpendidikan minimal SLTP/Sederajat
4. Bersedia mengikuti pendidikan dan pelatihan
5. Bersedia menjalankan tugas kepalangmerahan
secara terorganisir  Mentaati peraturan yang berlaku.

Bagaimana bergabung menjadi anggota KSR PMI Bila persyaratan di atas sudah terpenuhi, daftarkan diri ke kantor PMI setempat. Anda dapat bergabung menjadi anggota KSR Unit markas tersebut atau unti instansi jika anda karyawan dari suatu perusahaan tersebut. Namun jika Anda mahasiswa perguruan tinggi dapat menghubungi Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) yang menangani kepalangmerahan dan bergabung menjadi KSR PMI Perguruan Tinggi.
Pendidikan dan Pelatihan KSR PMI Pendidikan dan pelatihan dilaksanakan sesuai dengan paket kurikulum Pelatihan Dasar, dan jika lulus dapat melanjutkan ke Pelatihan Spesialisasi sesuai minat dan kemampuan dalam rangka memenuhi kompetensi sebagai relawan yang mampu melakukan Kegiatan pelayanan Teknis Kepalangmerahan.

*Kagiatan KSR PMI (Kota Surakarta)
1. Donor darah sukarela
2. Pertolongan pertama dan evakuasi pada
kecelakaan, bencana dan konflik.
3. Dapur Umum, penampungan darurat, distribusi
relief, “Tracing and Mailing” untuk korban bencana.
4. Pelayanan pada program bebasis masyrakat
(CBFA/CBDP)
5. Layanan Konseling dan Pendidikan Remaja Sebaya
(PRS), Pendidikan wanita Sebaya (PWS) untuk
pencegahan sebaran HIV/AIDS dan narkoba dengan
pendekatan.
6. Ketrampilan hidup
7. Temu karya KSR
8. Pembinaan PMR

B. Tenaga Sukarela (TSR)
Tenaga sukarela (TSR) merupakan anggota PMI yang direkrut dari perseorangan dari kalangan masyarakat yang berlatar belakang profesi atau memiliki ketrampilan tertentu, misalnya dokter, ahli gizi, sanitasi, akuntan, logistic, teknisi, pertanian, jurnalis, seniman/artis, teknologi komunikasi, guru,dlsb.
Kalangan professional berminat ingin bergabung dengan PMI dapat menghubungi Markas PMI atau Daerah setempat kemudian mengikuti Orientasi kepalangmerahan, sebelum dilibatkan dalam berbagai kegiatan kemanusiaan. Mereka akan direkrut bilamana, PMI mempunyai program kegiatan pelayanan yang memerlukan tenaga relawan dengan spesifikasi yang terkait, untuk ditugaskan di lokasi operasi kemanusiaan tersebut.

Syarat menjadi Anggota TSR PMI :
1. Warga Negara Indonesia yang bertaqwa kepada
Tuhan YME
2. Setia kepada Pancasila dan UUD 1945
3. Usia minimal 18 tahun dan serendahnya tamat
SMP/ sederajat
4. Atas kesadaran dan kemauan sendiri bersedia
mendaftarkan diri
5. Memiliki keterampilan/keahlian/profesi tertentu
yang dapat mendukung tugas dan kegiatan PMI
6. Memiliki kesanggupan secara mental dan fisik.
7. Bersedia menjalankan ketentuan organisasi PMI
dan menjaga nama baik PMI
8. Bersedia mengabdikan diri di PMI minimal untuk
tiga tahun ke depan
9. Bersedia mengikuti orientasi kepalangmerahan

Bagi warga negara Asing yang berminat menjadi Relawan PMI (TSR) syaratnya :
1. Warga negara asing yang telah memenuhi
ketentuan perundang-undangan yang berlaku di
Indonesia (punya dokumen keimigrasian yang
jelas)
2. Bersedia mengikuti orientasi kepalangmerahan
3. Atas kesadran dan kemauan sendiri
4. Bersedia menaati peraturan organisasi yang
berlaku dan menjaga nama baik PMI
Dalam manejemen Relawan juga memiliki siklus
manejemen relawan, meliputi : Rekruitmen, Pelatihan,
Penugasan, Pengakuan dan Penghargaan, serta
Monitoring dan Evaluasi.


Source :: PMI Kota Surakarta ::

Hymne PMI


Hymne PMI

Palang Merah Indonesia
Wujud kepedulian nyata
Nurani yang suci
Untuk membantu menolong sesama

PMI
Siaga setiap waktu
Berbakti dan mengabdi
Bagi hidup manusia
Agar sehat sejahtera diseluruh dunia

untuk lagunya silahkan Download Disini

Senin, 13 April 2015

Lagu Pop PMI


Pesan Cinta Untuk Kita
Berkorban Demi Manusia
Pesan Damai Untuk Semua
Hidup Dalam #Kemanusiaan

(reff)
PMI PMI Misi Damai Dunia
Palang Merah Indonesia
Cinta Damai Dunia

PMI PMI Misi Damai Dunia
Palang Merah Indonesia
Cinta Damai Dunia 

untuk lagunya silahkan Download disini

Rabu, 04 Maret 2015

Song Dompet Kemanusiaan



Song_Dompet Kemanusiaan


Dengan hati yang tulus ulurkanlah tanganmu
dalam dompet kemanusiaan kita jalin bersama
wahai para dermawan yang berhati mulia
melalui #PMI #Surakarta yang terpercaya

Reff.

Meringankan beban pada mereka
Untuk berbagi pada sesama bagi mereka yang membutuhkannya dalam benacana maupun duka
Doa menyertaimu atas jasa-jasamu #Tuhan kan membalasnya...

untuk lagunya, Download Disini

Minggu, 22 Februari 2015

7 PRINSIP DASAR PALANG MERAH DAN BULAN SABIT MERAH

7 Prinsip Dasar PALANG MERAH DAN BULAN SABIT MERAH



1. Kemanusiaan

Gerakan Palang Merah dan Bulan Sabit Merah Internasional didirikan berdasarkan keinginan memberi pertolongan tanpa membedakan korban yang terluka didalam pertempuran, berupaya dalam kemampuan bangsa dan antar bangsa, mencegah dan mengatasi penderitaan sesama.

2. Kesamaan

Gerakan ini tidak membuat perbedaan atas dasar kebangsaan, kesukuan, agama/kepercayaan, tingkatan, atau pandangan politik. Tujuannya semata-mata hanyalah mengurangi penderitaan manusia sesuai dengan kebutuhannya dan mendahulukan keadaan.

3. Kenetralan

Agar senantiasa mendapatkan kepercayaan dari semua pihak, gerakan ini tidak memihak atau melibatkan diri dalam pertentangan politik, kesukuan, agama, atau ideologi.

4. Kemandirian

Gerakan ini bersifat mandiri. Perhimpunan nasional disamping membantu pemerintahnya dalam bidang kemanusiaan juga harus menaati peraturan negaranya, harus selalu menjaga otonominya sehingga dapat sejalan dengan gerakan ini.

5. Kesukarelaan

Gerakan ini adalah gerakan pemberi bantuan sukarela, yang tidak didasari oleh keinginan untuk mencari keuntungan apapun.

6. Kesatuan

Didalam suatu negara hanya ada satu gerakan Palang Merah atau Bulan Sabit Merah yang terbuka untuk semua orang dan melaksanakan tugas kemanusiaan diseluruh wilayah.

7. Kesemestaan

Gerakan Palang Merah dan Bulan Sabit Merah Internasional adalah bersifat semesta. Setiap perhimpunan mempunyai hak dan tanggung jawab yang sama didalam menolong sesama manusia.


sumber: PMI Kota Solo 

Selasa, 27 Januari 2015

TRI BAKTI PMR



Tri Bakti Palang Merah Remaja (PMR) merupakan sebuah wadah pembinaan generasi muda yang nantinya dipersiapkan menjadi kader-kader atau tenaga sukarela yang memiliki ketrampilan dibidang kepalang merahan dan menjadi kader Palang Merah Indonesia (PMI).

Ketrampilan yang harus dimiliki oleh anggota PMR meliputi keterampilan:
- Pertolongan pertama pada kecelakaan
- Keterampilan membuat tenda darurat
- Keterampilan dalam perawatan keluarga
- Keterampilan dapur umum dan,
- Keterampilan dalam menghadapi bencana.
Setiap anggota Palang Merah Remaja harus mengamalkan TRI BAKTI PMR dalam melaksanakan tugasnya dan tanpa membeda-bedakan suku, agama dan RAS.

^TRI BAKTI PMR^
1. Meningkatkan Ketrampilan Hidup Sehat.
2. Berkarya dan Berbakti di Masyarakat.
3. Mempererat Persahabatan Nasional dan Internasional.

Kamis, 01 Januari 2015

Song and lyrics "Relawan"

Song_ Relawan
Di seluruh dunia mengagumimu
misi suatu kemanusiaan
tak mengenal lawan kawan
dalam bencana maupun perang

keadilan ditegakan 
adalah keawajibannya
menerangi kesedihan
kepada korban bencana

Relawan mari bersatu
janganlah patah semangat
jiwamu tak mengenal lelah
tugasmu tugas mulia

bangkitkan kepeduliaan mu
segala bencana yang ada 
meringankan korban bencana bagi umat di dunia

Relawan, Relawan, Relawan, Relawan.


untuk Lagunya silahkan  Download Disini


Terimakasih :)

Minggu, 14 September 2014

HUT PMI ke 69 @Solo




  Solo, Minggu Pagi yang cerah sekitar pukul 06.00 WIB dengan udara yang sejuk, beberapa anggota PMR dari sebagian Sekolah di Kota Surakarta ikut berpatisipasi dalam menjelang HUT PMI yang ke 69 untuk PMR tingkat Madya seperti SMPN 1 Surakarta dan SMPN 25 Surakarta, ikut memeriahkan acara. ''Totalitas Tanpa Batas Untuk Kemanusiaan''
Diacara ini diajarkan tentang materi kemanusiaan seperti: Bahaya Rokok,dll, cek Golongan Darah, dan Donor Darah GRATIS.


                      Sebelum memulai Acara, setiap masing-masing Sekolah Menunjukan yel-yel.


                      Setelah Menunjukan yel-yel dari tiap-tiap sekolah, Jogett dulu.... :D




 
                     Di acara ini juga bisa berfoto dengan karakter tokoh-tokoh Super Hero.


       
                   Berjalan mengelilingi Jalan Slamet Riyadi dengan membawa Poster-poster tentang kemanusiaan


 
     Dan jangan lupa untuk Selfienya, diacara ini juga ada foto selfie bareng, dan masih ada keseruan lainya...


                               Untuk acara Terakhir menyanyikan lagu Mars PMI dengan Semangat !


Sekian Untuk Artikel tentang acara HUT PMI 69 di kota Surakarta, untuk dikota kalian  bagaimana ?
Terimakasih atas Kunjungannya. :)

Kamis, 14 Agustus 2014

Hari Berbagi bersama PMI

~Galeri Foto
                                       
                                                   Hari Berbagi bersama PMI

sumber: www.smpn25ska.sch.id

Rabu, 13 Agustus 2014

Lagu dan lirik Mars PMI



Palang Merah Indonesia
Sumber kasih umat manusia
Warisan luhur, nusa dan bangsa
Wujud nyata pengayom Pancasila

Gerak juangnya keseluruh nusa
Mendarmakan bhakti bagi ampera
Tunaikan tugas suci tujuan PMI
Di Persada Bunda Pertiwi

Untuk umat manusia
Di seluruh dunia
PMI menghantarkan jasa...

Lagu yang pertama kali dikumandangkan tahun 1967 ini adalah ciptaan Mochtar H. S. yang adalah seorang tokoh PMI yang terkemuka waktu itu. Lagu ini juga menandai pembentukan Palang Merah Remaja (PMR) Kudus. PMR Kudus merupakan yang kedua di Indonesia setelah Bandung. Bisa dibayangkan, PMI Kudus pada masa itu adalah cabang terkemuka di Indonesia.

Untuk Lagunya silahkan  Download Disini